Laman

Tampilkan postingan dengan label HUBUNGAN ANTAR KOMPONEN MESIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUBUNGAN ANTAR KOMPONEN MESIN. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Oktober 2016

Mencari Gangguan Pada Sistem Kemudi

Mencari Gangguan Pada Sistem Kemudi
Gangguan
Kemungkinan Sebab
Cara Mengatasi





Kemudi Berat

§    Tekanan ban tidak betul
§    Pelumasan kurang
§    Caster berlebihan
§    Joint sistem kemudi aus
§    Ball joint lengan suspensions bawah , aus
§    Kolom kemudi bengkok
§    Roda gigi kemudi, salah penyetelan atau rusak

§         Tambahkan tekanan ban
§         Lumasi suspensi dan link kemudi
§         Perisa aligment roda depan
§         Ganti joint sistem kemudi
§         Ganti ball joint lengan suspensi bawah
§         Periksa kolom kemudi
§         Setel atau perbaiki roda gigi kemudi



Kemudi Tidak Kembali ke posisi lurus

¨      Tekanan ban tidak betul

¨      Pelumasan kurang
¨      Alingment roda depan,salah
¨      Kolom kemudi, macet, bengkok
¨      Roda gigi kemudi salah penyetelan atau rusak

¨         Tambahkan tekan ban pada tekanan yang betul
¨         Lumasi suspensi dan link kemudi
¨         Periksa aligment roda depan
¨         Ganti joint sistem kemudi
¨         Setel atau perbaiki roda gigi kemudi




Gerak bebas berlebihan

©      Bantalan roda depan, aus
©      Yoke poros utama atau poros intermediate, aus
©      Ball joint lengan suspensi bawah, aus
©      Joint sistem kemudi, aus
©      Roda gigi kemudi salah penyetelan atau rusak

©         Ganti bantalan roda depan
©         Ganti poros utama atau poros intermerdiate
©         Ganti ball joint lengan suspensi bawah
©         Ganti joint sistem kemudi
©         Setel atau perbaiki roda gigi kemudi


Timbul kelainan suara

ª      Link kemudi kendor
ª      Joint sistem kemudi, aus
ª      Roda gigi kemudi salah penyetelan atau rusak

ª      Kencangkan link kemudi
ª      Ganti joint sistem kemudi
ª      Setel atau perbaiki roda gigi kemudi

Rabu, 11 Mei 2016

PENYETELAN KATUP


   PENYETELAN KATUP
          Terdapat 2 cara dalam menyetel katup antara lain:
a)             Cara pertama adalah menyetel tiap silinder
Kita pakai konsep FO (firing Order) dengan urutan 1-3-4-2.
-           Putar poros engkol hingga tanda coakan berada di tanda 0, jika posisi top 1 maka yang kita stel adalah katup pada silinder no 1
-           Putar lagi 180° berada posisi top 3 maka yang kita stel adalah katup pada silinder  no 3
-           Putar lagi 180° hingga coakan tepat di angka 0 yang berada di tutup rantai timing itu berarti pada posisi top 4 katup yang kita stel adalah katup pada silinder no 4
-           Putar lagi 180° sehingga berada di posisi top 2 katup yang kita stel adalah katup pada silinder no 2.
b)             Cara kedua adalah menyetel top 1 dan top 4 secara langsung,
-   Putar poros engkol hingga tanda pada puli crank shaft tepat pada angka 0  yang berada pada tutup rantai timing.
-   Kita lihat berada di kondisi top 1 atau top 4 dengan cara:
-   Lihat push rod yang bebas, jika yang push rod yang berada di silinder 1 bebas maka itu adalah top 1,dan sebaliknya
-   Lihat rotor pada distributor, jika rotor menghadap ke silinder 2 maka itu adalah top 1, jika membelakangi silinder 2 maka itu adalah top 4
-   Jika posisi top 1 kita stel seperti langkah berikut:

TOP 1

IN

EX

1

V

V

2

V

X

3

X

V

4

X

X






-   Pada saat kondisi top 1, putar crank shaft 360° hingga coakan di pully crank shaft pas di posisi 0. Sehingga top 4
-   Pada posisi top 4 kita stel katup seperti langkah berikut:


TOP 1

IN

EX

1

V

V

2

V

X

3

X

V

4

X

X


Keterangan : Tanda ( V ) berarti dapat di stel
                     Tanda ( X ) berarti tidak di stel
                     Celah intake          : 0,20 mm
                     Celah exhaust        : 0,30 mm